Nutrisi untuk Otak Anak yang Penting Diketahui Agar Cerdas dan Sehat

Hampir semua orang tua menginginkan anak yang cerdas. Baik cerdas kognitif, bahasa, sosial, dan lainnya. Meski mengetahui, bahwa kecerdasan setiap anak berbeda dan dipengaruhi oleh beberapa faktor, produk dengan tambahan nutrisi untuk otak anak masih menjadi favorit.

Apakah benar-benar ada zat  gizi yang dapat membantu meningkatkan otak anak? Jika iya, apa saja yang dimaksud? 

Nutrisi untuk Otak Anak

Faktor-faktor yang mempengaruhi kecerdasan anak, yaitu genetik atau keturunan, lingkungan, stimulasi atau rangsangan, kesesuaian gaya belajar, dan nutrisi atau zat gizi.

Kesemua faktor tersebut saling mendukung. Tidak bisa berdiri sendiri. Dengan demikian, nutrisi memegang peranan penting.

Nutrisi yang mempengaruhi kecerdasan anak terbagi menjadi dua, zat gizi yang membuat anak menjadi lebih kuat dan sehat secara fisik dan zat yang mempengaruhi kerja otak menjadi lebih baik.

Meski masa balita disebut sebagai era perkembangan emas atau golden growth, zat gizi tetap diperlukan hingga anak remaja. Mengapa? Otak yang cerdas tidak dapat digunakan jika fisik tidak sepenuhnya mendukung atau daya tahan tubuh kurang.

Hmm.. Anda ingin tahu nutrisi untuk otak anak apa saja? Di bawah ini uraiannya.

  • Omega 3 dan Omega 6

Jika Anda memperhatikan, produk susu anak banyak mengandung Omega 3 dan 6 yang merupakan asam lemak. DHA dan AA termasuk bentuk lain dari kedua zat tersebut.

DHA adalah bagian dari asam lemak Omega 3 yang membangun berat otak anak. Semantara itu, AA adalah bentuk Omega 6 yang mengoptimalkan fungsi otak.

Secara alami, kedua zat tersebut sudah ada pada ikan salmon, makarel, dan sarden. Namun, agar lebih terjamin kecukupannya, Anda dapat membeli produk yang didalamnya sudah mengandung Omega 3 dan Omega 6 atau DHA dan AA.

  • Zat Besi

Ternyata, zat besi tidak hanya dibutuhkan oleh ibu hamil dan menyusui untuk mencegah dari anemia.

Zat besi menjamin asupan Oksigen ke setiap sel tubuh anak tercukup sehingga semua organ tubuh berfungsi dengan baik.

Makanan yang kaya zat besi, antara lain sereal, nasi, biji-bijian, daging merah, kacang-kacangan.

  • Kolin

Nutrisi ini meningkatkan fungsi berpikir otak, karena dapat membantu produksi DNA sel yang meningkatkan sinyal syaraf ke otak. 

Telur menjadi bahan makanan yang paling banyak mengandung kolin. Selain itu, zat ini juga terdapat pada hati ayam, daging, salmon, dan susu.

  • Vitamin B12

Vitamin B12 membantu meningkatkan kecepatan otak dalam menerima rangsangan. Sama dengan kolin, vitamin ini berperan penting dalam produksi DNA sel syaraf.

Makanan sumber vitamin B12, misalnya telur, tempe, susu kedelai, susu almind, keju cheddar, dan sereal.

  • Folat

Dikutip dari Mott Children Hospital, asam folat mencegah anemia pada anak. Zat ini berhubungan erat dengan zat besi.

Sumber folat, antara lain hati sapi, daging ayam, tempe, dan biji-bijian.

Tidak sulit bukan mendapatkan nutrisi untuk otak anak? Beberapa bahan makanan, bahkan sudah lengkap mengandung sekaligus dua atau tiga zat gizi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *